Tarian tradisional Indonesia meriahkan Dubai Shopping Festival
Sabtu, 7 Januari 2012 20:08:14 - oleh : admin

London (ANTARA
News) - Tarian tradisional Indonesia yang dipentaskan penari dari grup
tari T-ta Universitas Paramadina, Jakarta , mendapat kehormatan untuk
tampil memeriahkan malam pembukaan acara promosi belanja dan hiburan
yang ke-17 "Dubai Shopping Festival (DSF) 2012" di arena bazaar dan
panggung hiburan Al Seef Street, di daerah Dubai Creek, Dubai.
Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, dan staf KJRI Dubai ikut
menyaksikan penampilan perdana grup tari Indonesia ini pada acara
pembukaan DSF yang berlangsung meriah dan dipadati ratusan warga yang
menyaksikan aneka hiburan yang disajikan, ujar Sekretaris Pertama/
Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Duba, Adiguna Wijaya kepada ANTARA News,
London, Sabtu.
Selain itu, sebagian besar warga Dubai menyaksikan pesta kembang api di
langit kota Dubai yang termegah selama 17 tahun pelaksanaan DSF, dengan
panjang hingga mencapai enam kilometer dan berdurasi sekitar lima
menit ditempatkan di sepanjang sisi 'sungai' Dubai Creek.
T-ta Universitas Paramadina merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas Paramadina, Jakarta, yang berdiri sejak bulan Februari 2009
dan mengkhususkan diri di bidang kesenian tarian tradisional Indonesia,
saat ini beranggota sekitar 55 mahasiswa universitas ini.
Grup tari dari Universitas Paramadina pernah tampil dalam berbagai
kesempatan diantaranya Polandia dalam acara "Walk Folk Review
Integration Festival" di kota Poznan dan IIF Folk Festival "WarsFolk" di
kota Warsawa serta di Perancis dalam ajang XVIII Festival Folklore et
Partage Montreal de Aude di daerah Saint Girons, Festival Mondial de
Folklore de Montrejeau, juga di Spanyol dalam Festival RITE 2011 di kota
Valle de Aran (Vall D'Aran).
Keterlibatan grup tari T-ta Universitas Paramadina dalam acara DSF 2012
atas undangan pemerintah Dubai melalui institusi "Dubai Events and
Promotion" (Depe) yang merupakan penyelenggara serta penanggung jawab
kegiatan DSF.
Institusi ini bernaung di bawah The Department of Economic Development
Pemerintah Dubai. Selama 32 hari penyelenggaraan DSF 2012 selama
sebulan hingga 5 Februari mendatang, T-ta Universitas Paramadina
menghibur publik Dubai sebanyak tiga kali pertunjukkan setiap harinya di
berbagai tempat pertunjukkan yang ditetapkan panitia, yaitu bazaar dan
panggung hiburan di Al Seef Street (Dubai Creek), Al Riga Street dan
Emaar Boulevard, Festival Promenade-Dubai Festival City, maupun di arena
Global Vilage, ajang tahunan pameran dan penjualan aneka produk yang
menampilkan para pengusaha dari berbagai negara di seluruh dunia.
Selama DSF 2012 grup tari akan menampilkan 17 tarian tradisional maupun
kontemporer Indonesia, yaitu Tari Giring-Giring dan Enggang
(Kalimantan), Gandrung, Asmara dan Gopala (Bali), Sayur Asem dan
Lenggang Nyai (Betawi), Piring Cupak, Piring Sofyani, Galombang, Rantak
(Minang), Bajidor Kahot (Sunda), Pesta Perang (Papua), Gambir Anom
(Jawa Tengah), Topeng Kelana (Cirebon), serta Tanggai (Sumatera Selatan)
dan Tari Melayu (Kepulauan Riau).
Dalam kesempatan ramah tamah dengan seluruh anggota grup tari, Konjen
Mansyur menyampaikan apresiasi dan kegembiraannya atas tampilnya tim
kesenian Indonesia dalam rangkaian kegiatan DSF 2012 dan menyatakan
undangan pemerintah Dubai bagi Indonesia untuk mengisi kegiatan pentas
budaya berbagai bangsa di dunia selama pelaksanaan DSF 2012 merupakan
wujud dari apresiasi dan minat pemerintah serta warga Dubai akan budaya
Indonesia.
Konjen Mansyur juga menyatakan bahwa melalui partisipasi Indonesia
dalam kegiatan pentas budaya khususnya tarian tradisional Indonesia ini
yang akan ditampilkan sebanyak tiga kali dalam se hari selama 32 hari
pelaksanaan DSF 2012, serta dukungan penuh dan koordinasi pemerintah
Dubai, diharapkan dapat menjadi momentum untuk lebih mendekatkan
masyarakat kedua negara.
Disamping itu juga diharapkan dapat lebih memperkenalkan keberagaman
budaya Indonesia dan mendorong peningkatan citra Indonesia yang lebih
positif di Dubai diharapkan menggugah minat dan ketertarikan warga Dubai
dan sekitarnya untuk mencari informasi lebih jauh mengenai Indonesia
maupun berkunjung ke Indonesia.
Penampilan grup tari T-ta Universitas Paramadina mendapat sambutan
hangat dan meriah dari ratusan warga Dubai yang menyaksikan dengan
seksama dan penuh minat penampilan mereka yang pada malam pembukaan DSF
2012 menampilkan empat tarian daerah Kalimantan dan Bali. Para hadirin
tampak sangat menikmati dan mengagumi aneka tarian daerah Indonesia yang
ditampilkan.
Selain itu, segera setelah pertunjukan, sebagian warga yang hadir
berebut ingin berfoto bersama para penari yang mengenakan kostum
tradisional Indonesia aneka warna dan rupa. Mereka menyatakan suka
citanya dapat menyaksikan penampilan tim kesenian Indonesia dan
menyatakan adanya penampilan ini menjadi lebih mengetahui salah satu
sisi budaya Indonesia dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai
Indonesia.
Pemerintah Dubai mengemas acara tahunan DSF yang merupakan promosi pesta
diskon belanja, dipadukan dengan berbagai pentas hiburan dan atraksi
lainnya di berbagai pelosok kota Dubai.
Hampir seluruh pusat perbelanjaan dan pertokoan di Dubai berpartisipasi
dalam kegiatan ini. Selama penyelenggaraan DSF 2012 sebagian besar pusat
perbelajaan beroperasi hingga tengah malam dan mengelar ratusan
pertunjukan musik, tarian dan atraksi lainnya di berbagai tempat di kota
Dubai.
Pada tahun 2011, DSF berhasil menyedot kehadiran sekitar 884.660 orang
dari berbagai negara di kawasan Timur Tengah dan dunia dan 3,1 juta
warga UAE itu pada tahun 2011 memberikan kontribusi terhadap
perekonomian Dubai hingga mencapai Dhs. 15,1 milyar sekitar 4,14 milyar
dollar AS. Sementara warga UAE sendiri membelanjakan uangnya selama DSF
2011 yang mempunyai tema "Dubai Danat ul Dunia, Dubai the Pearl of the
World (Dubai Mutiara Dunia)". mencapai jumlah Dhs. 6,6 milyar atau
sekitar 1,8 milyar dollar AS.
(ZG)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Berita "Kabar Macapat Terkini" Lainnya

London (ANTARA
News) - Tarian tradisional Indonesia yang dipentaskan penari dari grup
tari T-ta Universitas Paramadina, Jakarta , mendapat kehormatan untuk
tampil memeriahkan malam pembukaan acara promosi belanja dan hiburan
yang ke-17 "Dubai Shopping Festival (DSF) 2012" di arena bazaar dan
panggung hiburan Al Seef Street, di daerah Dubai Creek, Dubai.
Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, dan staf KJRI Dubai ikut
menyaksikan penampilan perdana grup tari Indonesia ini pada acara
pembukaan DSF yang berlangsung meriah dan dipadati ratusan warga yang
menyaksikan aneka hiburan yang disajikan, ujar Sekretaris Pertama/
Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Duba, Adiguna Wijaya kepada ANTARA News,
London, Sabtu.
Selain itu, sebagian besar warga Dubai menyaksikan pesta kembang api di
langit kota Dubai yang termegah selama 17 tahun pelaksanaan DSF, dengan
panjang hingga mencapai enam kilometer dan berdurasi sekitar lima
menit ditempatkan di sepanjang sisi 'sungai' Dubai Creek.
T-ta Universitas Paramadina merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas Paramadina, Jakarta, yang berdiri sejak bulan Februari 2009
dan mengkhususkan diri di bidang kesenian tarian tradisional Indonesia,
saat ini beranggota sekitar 55 mahasiswa universitas ini.
Grup tari dari Universitas Paramadina pernah tampil dalam berbagai
kesempatan diantaranya Polandia dalam acara "Walk Folk Review
Integration Festival" di kota Poznan dan IIF Folk Festival "WarsFolk" di
kota Warsawa serta di Perancis dalam ajang XVIII Festival Folklore et
Partage Montreal de Aude di daerah Saint Girons, Festival Mondial de
Folklore de Montrejeau, juga di Spanyol dalam Festival RITE 2011 di kota
Valle de Aran (Vall D'Aran).
Keterlibatan grup tari T-ta Universitas Paramadina dalam acara DSF 2012
atas undangan pemerintah Dubai melalui institusi "Dubai Events and
Promotion" (Depe) yang merupakan penyelenggara serta penanggung jawab
kegiatan DSF.
Institusi ini bernaung di bawah The Department of Economic Development
Pemerintah Dubai. Selama 32 hari penyelenggaraan DSF 2012 selama
sebulan hingga 5 Februari mendatang, T-ta Universitas Paramadina
menghibur publik Dubai sebanyak tiga kali pertunjukkan setiap harinya di
berbagai tempat pertunjukkan yang ditetapkan panitia, yaitu bazaar dan
panggung hiburan di Al Seef Street (Dubai Creek), Al Riga Street dan
Emaar Boulevard, Festival Promenade-Dubai Festival City, maupun di arena
Global Vilage, ajang tahunan pameran dan penjualan aneka produk yang
menampilkan para pengusaha dari berbagai negara di seluruh dunia.
Selama DSF 2012 grup tari akan menampilkan 17 tarian tradisional maupun
kontemporer Indonesia, yaitu Tari Giring-Giring dan Enggang
(Kalimantan), Gandrung, Asmara dan Gopala (Bali), Sayur Asem dan
Lenggang Nyai (Betawi), Piring Cupak, Piring Sofyani, Galombang, Rantak
(Minang), Bajidor Kahot (Sunda), Pesta Perang (Papua), Gambir Anom
(Jawa Tengah), Topeng Kelana (Cirebon), serta Tanggai (Sumatera Selatan)
dan Tari Melayu (Kepulauan Riau).
Dalam kesempatan ramah tamah dengan seluruh anggota grup tari, Konjen
Mansyur menyampaikan apresiasi dan kegembiraannya atas tampilnya tim
kesenian Indonesia dalam rangkaian kegiatan DSF 2012 dan menyatakan
undangan pemerintah Dubai bagi Indonesia untuk mengisi kegiatan pentas
budaya berbagai bangsa di dunia selama pelaksanaan DSF 2012 merupakan
wujud dari apresiasi dan minat pemerintah serta warga Dubai akan budaya
Indonesia.
Konjen Mansyur juga menyatakan bahwa melalui partisipasi Indonesia
dalam kegiatan pentas budaya khususnya tarian tradisional Indonesia ini
yang akan ditampilkan sebanyak tiga kali dalam se hari selama 32 hari
pelaksanaan DSF 2012, serta dukungan penuh dan koordinasi pemerintah
Dubai, diharapkan dapat menjadi momentum untuk lebih mendekatkan
masyarakat kedua negara.
Disamping itu juga diharapkan dapat lebih memperkenalkan keberagaman
budaya Indonesia dan mendorong peningkatan citra Indonesia yang lebih
positif di Dubai diharapkan menggugah minat dan ketertarikan warga Dubai
dan sekitarnya untuk mencari informasi lebih jauh mengenai Indonesia
maupun berkunjung ke Indonesia.
Penampilan grup tari T-ta Universitas Paramadina mendapat sambutan
hangat dan meriah dari ratusan warga Dubai yang menyaksikan dengan
seksama dan penuh minat penampilan mereka yang pada malam pembukaan DSF
2012 menampilkan empat tarian daerah Kalimantan dan Bali. Para hadirin
tampak sangat menikmati dan mengagumi aneka tarian daerah Indonesia yang
ditampilkan.
Selain itu, segera setelah pertunjukan, sebagian warga yang hadir
berebut ingin berfoto bersama para penari yang mengenakan kostum
tradisional Indonesia aneka warna dan rupa. Mereka menyatakan suka
citanya dapat menyaksikan penampilan tim kesenian Indonesia dan
menyatakan adanya penampilan ini menjadi lebih mengetahui salah satu
sisi budaya Indonesia dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai
Indonesia.
Pemerintah Dubai mengemas acara tahunan DSF yang merupakan promosi pesta
diskon belanja, dipadukan dengan berbagai pentas hiburan dan atraksi
lainnya di berbagai pelosok kota Dubai.
Hampir seluruh pusat perbelanjaan dan pertokoan di Dubai berpartisipasi
dalam kegiatan ini. Selama penyelenggaraan DSF 2012 sebagian besar pusat
perbelajaan beroperasi hingga tengah malam dan mengelar ratusan
pertunjukan musik, tarian dan atraksi lainnya di berbagai tempat di kota
Dubai.
Pada tahun 2011, DSF berhasil menyedot kehadiran sekitar 884.660 orang
dari berbagai negara di kawasan Timur Tengah dan dunia dan 3,1 juta
warga UAE itu pada tahun 2011 memberikan kontribusi terhadap
perekonomian Dubai hingga mencapai Dhs. 15,1 milyar sekitar 4,14 milyar
dollar AS. Sementara warga UAE sendiri membelanjakan uangnya selama DSF
2011 yang mempunyai tema "Dubai Danat ul Dunia, Dubai the Pearl of the
World (Dubai Mutiara Dunia)". mencapai jumlah Dhs. 6,6 milyar atau
sekitar 1,8 milyar dollar AS.
(ZG)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Visitors :7311 Org
Hits : 22468 hits
Month : 874 Users


